Habis Melindas Ayam, Kini Saya Berbagi Jalan di Jakarta

Pawpaw (9) menangis. Mulutnya merengut, matanya sembab dan menitikan air mata. Sesekali dia menjawab terbata-bata mengenai alasan dia menjegal adiknya, Piwpiw (8) saat balap lari berdua, hingga terjerembab. Anak laki-laki saya ini kena omelan karena tindakannya tidak baik dan berbahaya. Bahwa mengalah demi adiknya bukanlah sebuah kekalahan.   Mengalah. Mmhh..wejangan itu sebenarnya menampar diri saya... Continue Reading →

Advertisements

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: